Tak Terima Istri Ditagih Biaya Publikasi, Suami Ancam Bunuh Jurnalist


 

w2nnews.com  - Beberapa kasus sering didapati oleh seorang jurnalis atau yang biasa kita dengar wartawan, kali ini ada dugaan penghinaan, pengancaman, dan juga tindak kekerasan terhadap wartawan yang dilakukan oleh suami dari oknum Kepala Sekolah SDN 04 Kec. Negeri Katon Kab. Pesawaran yang berinisial EM kepada salah satu kepala biro awak media Ampera News. 

Yang diduga ingin membunuh seorang jurnalis ketika membuat berita.

Sabtu, (14/12/2019) ketika wartawan AN datang ke SDN 04 Negeri Katon untuk meminta dana iklan yang telah di sepakati oleh Kepsek EM sebelumnya. Tetapi EM langsung menelepon suami untuk segera datang. Tiba-tiba suami EM menanyakan kepada awak media “ADA APA, DAN MAU APA” Ujar Suami Kepsek yang berinisial JE. 

Dijawab wartawan AN “Saya mau tagih uang iklan pak”, Lalu JE sang suami Kepsek langsung memaki-maki wartawan AN dengan sebutan “KAMPANG NIKU, BERITAIN SAYA!!, KALO KAMU BERITAIN SAYA, KAMU SAYA BUNUH!!!”.

Dijelaskan dalam UU pers bahwa bagi siapa saja yang melakukan kekerasan dan menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas peliputannya, maka sipelaku tersebut dapat dikenakan hukuman selama 2 tahun penjara dan dikenakan denda paling banyak sebesar Rp 500 juta rupiah.

Atas kejadian tersebut wartawan AN melapor ke redaksi dan langsung membuat laporan pengaduan dengan NO. STPL/ B-290/ XII/ 2019/ Polda Lampung/ Res Pesawaran/ Sek GD Tataan. di Polsek gedong tataan pada hari yang bersamaan. 

Dimohon kepada penegak hukum agar segera menindaklanjuti pengaduan tersebut. Dan Kepada Bupati Pesawaran, Inspektorat, Dinas pendidikan dan beserta jajaran agar menindak Oknum Kepala SDN 04 Negeri Katon kab. Pesawaran yang sudah melibatkan suami dalam pekerjaan sekolah. (Red)