Mengingat Tinginya Curah Hujan, DPUTR Metro Akan Lakukan Pengerukan Lumpur Kali Kubut


W2NNEWS.COM---(Metro),--Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro akan melakukan pengerukan lumpur di aliran Kali Bunut. Program pengerukan lumpur itu sebagai upaya mengantisipasi banjir yang kerap terjadi di lingkungan perumahan warga di sekitar aliran Kali Bunut. Terutama di wilayah RT 27/RW 06, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat.

"Secepatnya (pengerukan lumpur) mengingat kondisi cuaca seperti ini. Supaya banjir tidak lagi terjadi," kata Kepala DPUTR Kota Metro Irianto Marhasan, Senin (20-1-2020).

Menurut dia, saat ini pelaksanaan kegiatan tersebut tinggal menunggu realisasi Daftar Pengguna Anggaran (DPA). "DPA turun langsung kami kerjakan. Karena saat ini masih proses, jadi masih menunggu," ujarnya.

Dia menerangkan, pengerukan lumpur akan lebih banya difokuskan pada bagian hilir Kali Bunut. "Dari atas, karena disitu kan pusatnya. Lokasinya di Kelurahan Karangrejo Metro Utara," jelasnya.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo membernarkan adanya program pengerukan lumpur tersebut.

"Intruksi Walikota untuk segera dilakukan pengerukan lumpur. Supaya tidak ada lagi lokasi yang menjadi langganan banjir," terangnya. 

Dia menyebut, pengerukan lumpur itu tidak hanya dilakukan di aliran kali bunut, tapi juga sungai-sungai lainya. 

"Metro kan ada empat sungai, diantaranya Sungai Batanghari, Sungai Raman, Kali Bunut, dan Sungai Sekampung, tapi titik fokusnya di Kali Bunut," jelasnya.

Menurut dia, banjir yang kerap terjadi di kota Metro beberapa tahun belakangan, lantaran terjadi pendangkalan sungai.

"Sekitar Sebelas tahun memang tidak pernah dikeruk. Makanya setiap turun hujan, air meluap. Semoga setelah di keruk lumpurnya, banjir tidak terjadi lagi," harapnya. (Syafrin)